Tampilkan postingan dengan label tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 November 2015

Tulisan : ciri orang yang aku cinta


Sebenarnya dia tergolong rupawan diantara teman-temannya kalo dipikir-pikir (tapi males mikirnya hihi..)

orang yang aku cinta seringkali minder, mungkin ada sesuatu dalam hatinya yang sedikit cacat hingga ia tak percaya diri

bukan yang terpintar maupun terbodoh, malah ia cenderung pendiam. Secukupnya penampakan diri dilingkungannya bertolak belakang dengan hatinya yang menginginkan semua mengakui keberadaan dan mendengarkannya

 Ia termasuk teman yang seru juga setia kawan, memahami situasi, dan menyukai keramaian tapi sepi selalu lebih baik baginya

Ia tipe pemikir, ia berusaha tak merusakan dirinya sendiri..

Orang yang aku cinta menutup diri saat aku ingin mengenalnya, mungkin itu suatu trik agar aku semakin penasaran padanya, aku pikir memang seperti itu
Susah sekali mendekatinya, tapi aneh setelah aku balik arah meninggalkannya ia malah mengejarku membuntutiku dan bersembunyi memperhatikanku yang sedang beraktifitas dari jauh hingga ia menyerah kelelahan untuk memata-mataiku suatu waktu

Dia aneh, sangat aneh...
Tak tahu sampai kapan tabiat malu tapi maunya itu berhenti, mau sampai kapan bertahan sendiri

Ia menyembunyikan diri dariku dengan berharap supaya ditemukan

Dia yang aku cinta takut akan masa depan, tak tahu apa yang ia takuti  barangkali ia takut menemui dirinya di masa depan, mungkin ia menyadari keadaannya yang sering naik turun diantara optimis dan pesimis

Setiap malam sebelum tidur ia selalu membayangkan esok hari, harapannya akan menjadi apa saat matanya kembali terbuka keesokannya karena aku tahu ia sangat lelah menjalani kehidupan yang masih dirahasiakan-Nya

Orang yang aku cinta  menghormati orangtuanya, bahkan ia terkadang kebingungan harus memilih pilihan orang tua apa dirinya sendiri

Orang yang aku cinta kurang cocok hidup di jaman modern, aku tahu persis. Pikiran dan hatinya kolot sekali, orang-orang terkadang menganggapnya manusia tertinggal jaman 
ia berpendapat kekinian kurang memperkembangkan diri, membuatnya mudah putus asa, kurang percaya diri, dan yang paling parah membuatnya minder karena sering  membandingkan dirinya dengan orang lain hingga ia kurang bersyukur

Tapi, setelah pikir ulang baru Tersadar, ternyata ia menjaga dirinya tetap seperti itu hanya untuk selalu aku cinta

Terimakasih cinta



Kamis, 12 November 2015

Tulisan: untuk yang aku sakiti


Untuk bagian masalalu yang selalu ingin aku ingat selamanya, bagian yang aku  rusak dan tak mampu aku perbaiki, untuk yang pertama kali aku tulis secara khusus untuk ORANG-ORANG YANG AKU SAKITI baik fisik maupun batinnya, baik dari ucapan ataupun sikap apalagi hingga kedua-duanya, entah aku dengan sengaja atau tidak sudah menyakar hatimu hingga lecet berdarah

Kau tau apa yang paling aku TAKUTI?? Adalah kamu yang do'anya terkabul setelah aku sakiti, kamu yang memohon kepada-Nya usai aku aniaya

Aku takut tuhan mengabulkan doa sumpah serapahmu, doa yang disegerakan bagi orang-orang sepertimu

maafkan aku..
Berdoa yg baiklah untukku karena doamu akan berbalik kepadamu, do'amu akan memantul juga kepadamu.
soal Karma aku akan mengurusnya dengan Tuhan, aku akan berusaha untuk bernegoisasi dengan-Nya
sekali lagi berdo'alah yang baik, semoga kamu mendapatkan yang lebih daripada aku. Aamiin..

Kamu yang mengingat perlakuan yang tidak menyenangkan dariku dan yang tak berencana melupakan semuanya, aku minta dengan belaskasihmu untuk memaafkanku

Kamu yang aku sakiti

Aku takut kamu adalah alasan  digagalkannya aku masuk kedalam firdaus
Kamu menjadi penghalang rezeki-rezekiku
Kamu menghambat datangnya jodoh
Kamu menjauhkan aku dari yg halal
Kamu menjadikan aku hedonism
Kamu memberikan derita sengsara dunia fana maupun siksaan akhirat selamanya

Aku takut, tak ada amalanku yang Tuhan ridhoi sebelum kau mengikhlaskan masalalu yang telah terjadi bersamaku
Hingga Menyeretku dalam pintu jahannam laknatullah

Ini tulisan untukmu yang aku sakiti

Yang aku marahi dikala salah paham 
Yang tak sengaja aku benturkan ke pojok kursi kelas hingga memar punggungmu 
Kamu yang aku bentak saat kau menghiburku disaat aku marah
Yang tak ku hargai jasamu
Kamu yang aku tinggal hingga muncul prasangka pengabaian
Yang aku bicarakan aib di belakangmu
Yang melalui tanganku milikmu rusak
Yang aku serimpung hingga jatuh
Kamu yang malamnya tak bisa tidur oleh ucapan kasarku tadi siang
Yang datang dan yang pergi tanpa mendapatkan hakmu
Yang aku tipu, curangi, khianati

Ini khusus untukmu yang sangat special dalam tulisanku ini

Ayoo sama-sama memaafkan. Hingga Kelak bau-bau surga bisa kita nikmati beserta isinya

Disana Kan ku perbaiki sikapku dulu saat didunia, kepadamu

Kamis, 28 Mei 2015

pepesan kosong


aku merencanakan menikah MUDA.
saya sudah memikirkan nya matang-matang, mencari artikel tentang  manfaat dan bahaya nya menikah muda.
Bersyukur sekali, lebih banyak manfaatnya. contoh nya mencegah kita dari maksiat dan perilaku yang menentang agama

berikut dalil dan hadist nya :

“Nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (nikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan.Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya.Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” ( An-nur : 32 )
 “Wahai pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu maka hendaknya menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab ia dapat mengekangnya.” (HR. Bukhari)
ini keputusan yang memang bukan main-main, tapi saya siap dengan semua resiko yang akan di tanggung. kejar karier tidak membuatku nyaman, dan aku akan menghentikan ini semua setelah menikah. aku sudah membayangkan akan mengurus keluarga, bikin cake dirumah, main sama anak-anak, dan menjadi ibu muda yang keren. *aaaa i can't wait it

seberapapun seseorang itu beriman, ia hanya memiliki setengah agama, dan sebagian yang lain akan lengkap setelah menikah. menjadi lebih dekat dengan-Nya adalah salah satu alasanku, karena pasangan hanya perantara antara aku dengan-Nya.

untuk alasanku yang lain adalah mempersiapkan kematianku, sesuatu yang akan aku tinggalkan saat aku sudah berada di sisi-Nya yaitu anak shaleh.
bahwa amalan yang akan terus mengalir dari seseorang yang sudah meninggal adalah "sedekah, ilmu, dan anak shaleh" sedekah dan ilmu bisa di lakukan sendiri (ibaratnya) sedangkan anak shaleh?
tentu saja kita memerlukan pendamping hidup. hihi..

tentang mahar, aku tidak meminta sesuatu yang akan memberatkan ikhwan tersebut. karena wanita yang baik adalah yang sedikit maharnya.
dan untuk acara walimahan, (ini hanya pendapatku)  karena aku kurang suka menjadi pusat perhatian, berada di tengah keramaian, dan membebani orang yang aku cintai aku menginginkan acara diadakan secara sederhana. mungkin juga sesuai hadist "adakan walimah walau hanya memotong seekor kambing"

sadar akan anak pertama, bisa jadi orangtuaku berharap pesta anak perempuannya ini bisa diadakan secara besar-besaran, tapi aku akan menghandle dengan baik dan mereka akan setuju (Insyaa Allah) Aamiin..


khayalan anak kekinian 
denpasar, 28 mei 2015


Senin, 09 Maret 2015

Ketika aku menjadi ibu




suatu hari ketika saya sudah menjadi ibu dari anak-anak yang sholeh dan sholeha
saya tidak mau menuntut hingga sampai mendoktrinasi pikiran nya seperti orang tua kebanyakan jaman sekarang, seperti (terjebak dalam ideologi masyarakat) yang saya alami dalam hidup saya.

akan saya ajak mereka melihat alam semesta ciptaan Tuhan yang maha menyukai keindahan

mengajarkan penting nya mengasihi dan menghargai satu sama lain. bukan hanya bersimpati mereka juga harus Empati (menyelami perasaan orang lain)

penting untuk meminta maaf dan memaafkan serta mengucapkan tolong juga terimakasih di setiap perbuatan

Memberitahunya bahwa semua manusia sama di mata sang Pencipta kecuali di bedakan oleh perilaku 

tidak akan membiarkan mereka terus di pangkuan, melainkan harus berada di atas kaki mereka sendiri. tentu selalu siap membantu mereka menentukan arah hidup nya

saya akan menyiapkan semua nya, sampai saya tidak lagi di sisi nya

Saya sudah menyiapkan itu bahkan sebelum mereka lahir, sebelum saya menikah dengan ayah nya, dan saat masih menjadi tanggung jawab orang tua saya

 ingin tahu apa yang saya siapkan? ialah kebiasaan baik :)

denpasar, 9 maret 2015

Rabu, 11 Februari 2015

tulisan : jika calon istrimu lulusan SMK



aku adalah perempuan tamatan sekolah menengah farmasi, setelah lulus sekolah aku bekerja sebagai Asisten apoteker  hanya  dua minggu saja aku bekerja di klinik dekat sekolahku, setelah itu aku mencoba merantau ke provinsi lain bekerja di sebuah pabrik sepatu kulit sebagai QC (Quality Control) dan itu bertahan 6 bulan saja,  aku memutuskan pulang dan menjadi pengangguran beberapa bulan.   

ga lama setelah itu aku kembali bekerja sebagai Asisten apoteker lagi di klinik, kali ini di kilinik yang dekat rumah. Dan lagi, ga lama hanya sampai 3 bulan saja, selanjut nya aku kembali merantau ke pulau lain.

Bukan soal apa aku bekerja secara nomaden, aku hanya merasa harus banyak memperluas pengalaman untuk mengembangkan diri,  terlepas karena lulusan SMK, no matter at all. Tetap ilmu dasar farmasi sampai sekarang masih aku pelajari tidak sampai hati aku lupakan begitu saja walau kerjaanku sekarang sama sekali tidak membutuhkan dasar-dasar ilmu kefarmasian sedikitpun.


Sekarang, apa yang terlintas di pikiranmu  jika calon istrimu kelak hanya tamatan SMK? Mungkin kamu malu jika di undangan pernikahan kita tidak tertera embel-embel lulusan Sarjana di belakang  namaku nanti
ketahuilah sayang, bahwa yang aku tulis di paraghraf sebelum nya adalah benar, aku adalah calon istrimu seorang tamatan SMK

walau begitu aku bisa bermultifungsi, aku bisa menjadi suster pribadimu, yang merawat mu dan anak-anak, bisa menjadi bendahara sekaligus sekretaris yang mengatur semua asset mu dan selalu mengingatkan jadwal kerja mu  juga menyiapkan segala sesuatunya, aku bisa juga menjadi arsitek dekorasi rumah akan aku tata hingga rapih dan nyaman untuk kita istirahat santai dan anak-anak bermain, aku akan menjadi ibu dan istri yang aku impi-impikan :)

sebisa mungkin aku mengimbangi mu, berwawasan dengan ilmu yang aku dapat  dari pengalaman meski bukan dari universitas. Tentu pengetahuan ku tidak sebanding dengan mereka yang hanya duduk mendengarkan dosen berceramah. 

Maka, jadilah guruku yang sabar mengajarkan ilmu yang belum aku pahami sebelum nya yang masih belum aku mengerti. karena ajaranmu itu aku akan mudah beradaptasi dg masalah problematika rumahtangga

yaa semua ada cara nya, seperti mencintaimu. Aku akan mencintaimu seperti cara ibumu. Aku akan mendo’akanmu walau kau jauh dariku, aku akan percaya padamu bahwa saat kamu tidak di dekatku hanya aku yang ada di hatimu, menemanimu dari musim kemarau, hujan hingga kemarau lagi, dari tidur di tikar, spring bed sampai kembali ke tikar lagi. kamu tahu dear? aku akan senang sekali jika menemani mu melalui proses kemapanan bersama. Karena aku tahu apa yang kamu yakini bahwa “kemapanan adalah harga diri seorang laki-laki”

Dari aku yang kelak selalu mengaminkan do’a mu sehabis shalat bersama, wanita yang berada di shaf belakangmu, dan yang kau sebut namanya di Ijab Qabul seumur hidupmu itu :D



Senin, 19 Januari 2015

tulisan : gelap !



pernah saat kecil dulu, ketika main petak umpet di dalam rumahku bersama teman-teman, aku bersembunyi dibawah ranjang tempat tidurku terasa gelap sekali, sempit dan aku tidak nyaman

Saat itu juga Pertama kali aku berpikir dan membayangkan keadaan didalam kubur.

kalau

nanti pasti aku sendirian (walaupun aku mempunyai banyak orang yang menyayangiku)  aku sadar sekali walau bapakku petugas PLN dia tidak akan memasang lampu untuk menerangi kuburanku meski beliau tahu aku takut kegelapan. Karena urusan ini lain lagi, aku harus meyakinkan diriku sendiri bahwa aku sudah bagian dari mereka *makhluk yang tak kasat mata* yang selama hidup aku takuti keberadaan nya

Aku membuka mata lebar-lebar berharap menemukan cahaya di sela-sela tanah kuburku yang mengering karena kemarau tapi itu mustahil cahaya tidak akan  masuk ke kedalaman 3-4 meter tanah kedap cahaya yang lembab yang akan aku tinggali selama tiga hari tiga malam sebelum  berpindah ke alam ghaib. Seketika Kain kafanku basah oleh air mataku, air mata ketakutan.

Dari pada meratapi kegelapan, Aku berdo’a. terus berdo’a. 

Dan apa yang ditulis ibu R.A kartini ternyata memang benar, jika habis gelap terbitlah terang

Malaikat munkar dan nakir kini mendatangiku

Senin, 15 Desember 2014

tulisan mami



Saat seorang ibu tak bisa menyediakan rumah bagi anaknya, maka pada ibunya lah sang anak merasa di rumah. Ibu bahkan lebih kuat dari sebuah rumah. 

Hello mami
apa dirimu juga  merasakan apa yang dirasakan aku saat ini? aku rinduuu sekali, tapi kerinduan ini tidak dengan harus cepat membawaku untuk segera pulang dan menemuimu. Sungguh ini bukan soal memilih antara mami dan kerjaan, ada tanggungjawab yang harus  diselesaikan disini. 
Mohon maafkan anak gadis satu-satunya mu ini.

Terimakasih untuk semua wejangan lewat telephone ketika aku sedang butuh dan saat tidak butuh dinasehati

aku harus mandiri, aku paksakan mandiri. Aku jatuh, aku seret kaki ini untuk kembali melangkah melanjutkan perjalanan
 Tidak mau berada terus di pelukanmu, aku harus melepaskan sentuhan tanganmu yang dulu ditiap hari membelaiku
Takut hal itu akan menjadikan aku terus bergantung padamu. Bagaimana jika tuhan memanggilmu lebih cepat sebelum aku bisa berdiri sendiri di atas kaki ku, mam? 

malam itu, engkau menemaniku tidur sebelum esok pagi harinya aku kembali ke kota perantauan. Hati kita Seperti saling tahu berat rasa kembali untuk meninggalkan dan ditinggalkan. 
kita sama-sama diam dan mencoba memaksakan mata untuk terpejam, Hanya hati kita yang tahu ketidakrelaan itu. Jangan gelisah, do’a mami akan selalu menjagaku

 ingat dulu, ketika aku kecil ketika engkau ada waktu menemaniku tidur engkau dengan senang hati menyanyikan  lagu “si indung-indung” favoritku
engkau penyanyi papan ranjang Atas di mataku, hihi
bukan hanya penyanyi, engkau juga koki, motivator, tukang make up, penjahitku, suster untukku, penggemarku engkau adalah malaikat berwujudku
Love u mam

Aku tulis lirik lagu yang dulu sering dengan gratis mami nyanyikan.

“ indung indung kepala lindung
Hujan di udik di sini mendung
Anak siapa pakai kerudung
Mata melirik kaki kesandung”

“aduh-aduh siti Aisyah
Mandi di kali rambutnya basah: Tidak sembayang tidak puasa
Di dalam kubur mendapat siksa”


Note : aku akan meneruskan ke anak-anakku nanti ah 😊


Senin, 08 Desember 2014

bukANAKuliahan.blogspot.com


asal mula nama blog yang baru 2 minggu ini berlatar belakang dari sisi pendidikan penulis blog ini yang tak lain saya sendiri. hihii

Berhubungan dengan judul tulisan ini, Memang saya tidak kuliah seperti mayoritas teman-teman blogger  yang lain, ada kesedihan yang selalu melipir jika memikirkan itu. Jujur saya iri belum pernah menyicip bangku kuliah setelah lulus sekolah, masuk ke kampus nya aja belum pernah, Cuma lewat doang paling juga. 

Merasa IRI boleh-boleh aja selama tidak merugikan orang, iri ku karna rasa kagum pada mereka yang masih berlanjut belajar di kelas, punya banyak temen baru, membicarakan pembahasan dosen kemarin, kurang tidur karena besok ujian dan urusan tugas-tugas laporan formalitas lain nya

Sekarang Saya meninggalkan rumah sejauh yang saya bisa. Mencari universitas yang tidak perlu biaya atau jenius seperti profesor, dan saya memilih Universitas kehidupan.

Universitas kehidupan yang mata kuliahnya beragam: Memahami kegagalan berulang; Penghianatan seorang sahabat; Mengalahkan ego pribadi; Berpacu dengan waktu; Kekecewaan tak bertepi; Sayap-sayap mimpi yang patah; Tetap menginjak bumi; Mencintai pekerjaan yang menjemukan; Kesedihan yang menghujam menembus bahu; Tetap tersenyum didepan klien yang super nyebelin; Menyelesaikan tugas dalam kurun waktu yang mustahil; Sabar menghadapi pimpinan yang tidak rasional; Ditinggal oleh orang yang sangat kita sayangi; Merindukan kedamaian; Kebosanan tingkat dewa. Kadang-kadang  kita dapat juga extrakulikuler yang menyenangkan: Malaikat penolong yang datang saat terdesak; Rejeki dadakan tanpa diharap; Menemukan sahabat sejati; Melihat indahnya cinta diantara himpitan kehidupan; Keajaiban kecil senyum nya; Menikmati kopi pagi penuh damai, Ketika satu mata kuliah selesai, datang lagi mata kuliah baru, yang sering tidak pernah kita duga sebelumnya. Dan kita semua tidak pernah lulus ataupun mendapat ijasah dari Kampus Kehidupan ini.  (Tanadi Santoso)

Bersyukur sekali, karena apa yang saya andai-andaikan sejak dulu menjadi kenyataan. Bertemu orang-orang hebat di luar kaca televisi, berpartner dengan komputer beserta kartu kredit dan telpon dari customer, kirim email laporan keuangan kantor, tandatangan tagihan-tagihan dari luar, di tambah pulang pergi kerja pakai mobil kantor full music  satu paket dengan supir nya. 

Lucu sekali, di usia 19th dan tidak pernah sekolah tinggi negeri atau swasta mendapatkan semua ini. Setiap hari selalu berkomunikasi dengan tamu warga Negara asing, menanggapi ala kadarnya English dasar yang baru beberapa aku kuasai, sering kadang ketawa bareng sama mereka gara-gara aku sering salah ucap. Hahaha.. 

Tapii..

Kalau boleh Allah kabulkan keinginan aku sekarang juga,  ingin sekali rasanya hidup di pedesaan mendengar suara jangkrik tiap malam, menikmati suara adzan setiap masuk waktu shalat, lihat anak-anak kampung berlarian, naik sepeda tanpa mendengar bunyi klakson pengganggu, menyapa orang-orang yang hendak pergi ke sawah di usai shubuh pagi. Semoga ya, Amiin ! 

Buat kalian yang kuliah

kelak orang-orang berpengalaman akan di ganti posisi nya dengan kalian, tunggu saja sampai waktu itu tiba. Jangan belajar dengan bertujuan untuk lebih pintar, tapi kepada lebih ingin tahu lebih apa yang belum dikuasai

Saat nanti, aku pasti menemui kalian sebagai tamu/pasien/client siapkan saja waktu luang untuk ku, kita akan ngobrol banyak tentang hidup ini. 

buat yang belum kuliah, apa kalian ingin kuliah? Ayoo uang gajian nya di tabung sebagian, dan segerakan lamar universitas negeri/ swasta yang kalian suka. Kalau ngga mari kita bekerja lebih keras dan melebihi target perusahaan siapa tahu kita di promosiin lebih cepat dan bonus nya kita tabungin segera dan bikin usaha sendiri lalu memperkerjakan mereka yang kuliah. Amiin.. SEMANGAT !!



 salam
Fitri wulandari yang belum kuliah mungkin  juga bisa tidak mau kuliah


Jumat, 28 November 2014

tulisan : surat untuk aku 9th



Hello, Ini aku, teman imajinasimu. Aku akan memberitahu mu bahwa hidupmu nanti akan naik turun
Walau begitu jangan pernah berambisi ketika merasa masih belum pantas mendapatkan sesuatu

Jangan menjadi orang lain untuk menarik perhatian orang-orang, biarkan mereka mengenalmu dengan keunikanmu. Jangan bandingkan apa yang kamu punya dengan apa yang mereka punya.

Jangan terlalu meminta kepada orang tua, jangan membentak mama mu dan berpikir kau pantas melakukan itu karna mama mu tidak pernah ada disampingmu saat kau membutuhkan nya, biarpun beliau  tidak pernah datang untuk mengambil raport mu tiap semester di Sekolah Dasar hingga SMP karena beliau single mother saat itu, mengertilah kalau mama mu mencoba mencukupimu dengan bekerja di daerah orang. jangan sedih, tahu bahwa kau bukan satu-satu nya gadis kecil yang mengalami itu 

Salut ! kau gadis kecil yang pura-pura kuat, kau bisa menyembunyikan nya dari orang-orang
Tapi Kenapa kau bisa melakukan nya? Kenapa kau tidak menangis saja saat dada mu terasa sesak saat merasakan kesepian, nak? Jadi  karena itu aku mudah menangis sekarang, efek beban tertahan dulu

Nak, jangan paksakan dirimu menjadi dewasa terlalu cepat, kita akan memulai proses kedewasaan dengan masalah-masalah masa mendatang.
Baik sekali kau hanya sekedar tahu, tidak mengikuti mereka. Karena tidak semua glamoritas yang mereka tampakan itu nyata

Perjalanan hidup kita akan menyakitkan, banyak kesalahan yang kita buat nanti nya. dunia akan terasa menjatuhkanmu, orang-orang di sekeliling terlihat menjauhimu, namun Tetap perubahan akan menjadikan mu bijak

Seberapapun dunia melalaikanmu, jangan pernah meninggalkan keluargamu. Karena  Keluarga adalah hal terpenting di dunia, keluarga adalah hadiah pertama dari Tuhan karena disanalah kita di terima dengan nyaman

Ingat ya nak, sebuah hubungan tidak ada yang sempurna. Karena hanya Ketidaksempurnaanlah yang sempurna. Kau mengerti maksudku, nak? 

Maaf, aku harus jujur. Kalau dimasa depan kau tidak bisa bertahan kuat seperti dulu, karena dirimu yang sekarang mudah mengeluh. Selepas lulus sekolah kau akan mempercayaiku, teman-teman dekat mu dulu hanya berlaku saat itu. Setelah itu kau akan sendirian. Kau akan sering meninggalkan rumahmu, dan kau akan sering ingin pulang

Jangan pernah ingin menjadi di kenal orang, jadilah peduli. Jangan menuntut di perhatikan dan juga Jangan mencari kebahagiaan, karena bahagia itu sendiri ada di dalam hatimu. Jika kau senang melakukan sesuatu kau akan kaya. Tapi sayang nya kekayaan itu tidak sama dengan kebahagiaan. Aku percaya kau selalu pintar mengartikan kata-kataku
Aku pengagum mu saat ini
Karena aku adalah kau di masa depan


dirimu 19th

Rabu, 26 November 2014

tulisan : terusir dari rumahmu



Berawal dari ketidaksengajaan saya menyapamu (hi !)
Dan kau pun membalasnya dengan sewajarnya, sedatarnya, sebisamu membalas sapaanku
Aku yang pertama mendekatimu, karena aku tahu kau sulit berteman dengan lawan jenis
Menatap perempuan saja kau tidak berani, apalagi bersalaman.

Kita mulai akrab, dan aku mulai menyadari “perbedaan” kita
Perbedaan yang membuat kita bisa berpisah saat itu juga, dan akhirnya..

“Saya tidak pantas” kataku
Tapi kau meyakinkanku untuk tetap tinggal.
kamu merasa yakin, aku pun percaya dengan mu


Tapi kenapa ini? Tiba-tiba kau menyuruhku pergi, padahal aku mulai merasakan aman dalam rumahmu (kehidupanmu)
Aku menolak keinginanmu, tapi kau memaksa, kau mengusirku.

Mungkin kau baru menyadari, kalau perempuan baru dikenal beberapa waktu ini sangat menyulitkan ruang gerakmu. karena banyak bagian-bagian rumahmu yang tak sengaja sering aku rusak yang sampai sekarang bekas nya tidak bisa dihilangkan
Kau pergi, kau meninggalkanku tanpa melihat wajahku. ucapan maafku pun tak mau kau dengar lagi

Aku  mesti lari kemana? Beberapa orang menawarkan rumahnya untuk saya singgahi tapi saya enggan menempati. Karena tidak saya temukan kenyamanan di dalam nya

Aku harus gimana lagi? Mencoba pulang kembali ke rumahmu tapi pintumu kau kunci, seperti nya Aku sudah mati dihatimu.
Entah kau kubur dimana jasadku? dikedalaman berapa meter dihatimu?


Setiap waktu Aku tunjukan tanda² kehidupanku.
Aku berteriak berharap kau mengeluarkanku dalam ruangan pengasingan ini. Yaa, aku di sembunyikan dari orang-orang itu, mereka yang dekat denganmu. Karena Menurutmu Aku ini sebuah bahaya dihidupmu yang tidak boleh orang lain tahu

Aku bisa saja menceritakan ketegaanmu terhadapku kepada mereka. Tapi tidak aku lakukan. Aku tahu mereka pasti nya tidak percaya padaku.
Karena dirimu pandai menjaga pergaulan, santun menjaga diri di mata mereka
Aku tidak sebaik dirimu dalam hal itu



sekarang..
aku tidak lagi di dihatimu, sudah tidak di akui lagi kehadiranku, karena ingatanmu tentangku  sudah mati

Kelak akan ada masa, dimana kau tidak akan menemukan penghuni rumah yang (bahaya nya) sepertiku, berharap Kau akan temukan seseorang yang lebih baik perilakunya, yang bisa mengurus rumahmu pilihan langsung dari-Nya

Dan ketika itu Aku benar-benar  Mati