Senin, 19 Januari 2015

tulisan : gelap !



pernah saat kecil dulu, ketika main petak umpet di dalam rumahku bersama teman-teman, aku bersembunyi dibawah ranjang tempat tidurku terasa gelap sekali, sempit dan aku tidak nyaman

Saat itu juga Pertama kali aku berpikir dan membayangkan keadaan didalam kubur.

kalau

nanti pasti aku sendirian (walaupun aku mempunyai banyak orang yang menyayangiku)  aku sadar sekali walau bapakku petugas PLN dia tidak akan memasang lampu untuk menerangi kuburanku meski beliau tahu aku takut kegelapan. Karena urusan ini lain lagi, aku harus meyakinkan diriku sendiri bahwa aku sudah bagian dari mereka *makhluk yang tak kasat mata* yang selama hidup aku takuti keberadaan nya

Aku membuka mata lebar-lebar berharap menemukan cahaya di sela-sela tanah kuburku yang mengering karena kemarau tapi itu mustahil cahaya tidak akan  masuk ke kedalaman 3-4 meter tanah kedap cahaya yang lembab yang akan aku tinggali selama tiga hari tiga malam sebelum  berpindah ke alam ghaib. Seketika Kain kafanku basah oleh air mataku, air mata ketakutan.

Dari pada meratapi kegelapan, Aku berdo’a. terus berdo’a. 

Dan apa yang ditulis ibu R.A kartini ternyata memang benar, jika habis gelap terbitlah terang

Malaikat munkar dan nakir kini mendatangiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar