Senin, 08 Desember 2014

bukANAKuliahan.blogspot.com


asal mula nama blog yang baru 2 minggu ini berlatar belakang dari sisi pendidikan penulis blog ini yang tak lain saya sendiri. hihii

Berhubungan dengan judul tulisan ini, Memang saya tidak kuliah seperti mayoritas teman-teman blogger  yang lain, ada kesedihan yang selalu melipir jika memikirkan itu. Jujur saya iri belum pernah menyicip bangku kuliah setelah lulus sekolah, masuk ke kampus nya aja belum pernah, Cuma lewat doang paling juga. 

Merasa IRI boleh-boleh aja selama tidak merugikan orang, iri ku karna rasa kagum pada mereka yang masih berlanjut belajar di kelas, punya banyak temen baru, membicarakan pembahasan dosen kemarin, kurang tidur karena besok ujian dan urusan tugas-tugas laporan formalitas lain nya

Sekarang Saya meninggalkan rumah sejauh yang saya bisa. Mencari universitas yang tidak perlu biaya atau jenius seperti profesor, dan saya memilih Universitas kehidupan.

Universitas kehidupan yang mata kuliahnya beragam: Memahami kegagalan berulang; Penghianatan seorang sahabat; Mengalahkan ego pribadi; Berpacu dengan waktu; Kekecewaan tak bertepi; Sayap-sayap mimpi yang patah; Tetap menginjak bumi; Mencintai pekerjaan yang menjemukan; Kesedihan yang menghujam menembus bahu; Tetap tersenyum didepan klien yang super nyebelin; Menyelesaikan tugas dalam kurun waktu yang mustahil; Sabar menghadapi pimpinan yang tidak rasional; Ditinggal oleh orang yang sangat kita sayangi; Merindukan kedamaian; Kebosanan tingkat dewa. Kadang-kadang  kita dapat juga extrakulikuler yang menyenangkan: Malaikat penolong yang datang saat terdesak; Rejeki dadakan tanpa diharap; Menemukan sahabat sejati; Melihat indahnya cinta diantara himpitan kehidupan; Keajaiban kecil senyum nya; Menikmati kopi pagi penuh damai, Ketika satu mata kuliah selesai, datang lagi mata kuliah baru, yang sering tidak pernah kita duga sebelumnya. Dan kita semua tidak pernah lulus ataupun mendapat ijasah dari Kampus Kehidupan ini.  (Tanadi Santoso)

Bersyukur sekali, karena apa yang saya andai-andaikan sejak dulu menjadi kenyataan. Bertemu orang-orang hebat di luar kaca televisi, berpartner dengan komputer beserta kartu kredit dan telpon dari customer, kirim email laporan keuangan kantor, tandatangan tagihan-tagihan dari luar, di tambah pulang pergi kerja pakai mobil kantor full music  satu paket dengan supir nya. 

Lucu sekali, di usia 19th dan tidak pernah sekolah tinggi negeri atau swasta mendapatkan semua ini. Setiap hari selalu berkomunikasi dengan tamu warga Negara asing, menanggapi ala kadarnya English dasar yang baru beberapa aku kuasai, sering kadang ketawa bareng sama mereka gara-gara aku sering salah ucap. Hahaha.. 

Tapii..

Kalau boleh Allah kabulkan keinginan aku sekarang juga,  ingin sekali rasanya hidup di pedesaan mendengar suara jangkrik tiap malam, menikmati suara adzan setiap masuk waktu shalat, lihat anak-anak kampung berlarian, naik sepeda tanpa mendengar bunyi klakson pengganggu, menyapa orang-orang yang hendak pergi ke sawah di usai shubuh pagi. Semoga ya, Amiin ! 

Buat kalian yang kuliah

kelak orang-orang berpengalaman akan di ganti posisi nya dengan kalian, tunggu saja sampai waktu itu tiba. Jangan belajar dengan bertujuan untuk lebih pintar, tapi kepada lebih ingin tahu lebih apa yang belum dikuasai

Saat nanti, aku pasti menemui kalian sebagai tamu/pasien/client siapkan saja waktu luang untuk ku, kita akan ngobrol banyak tentang hidup ini. 

buat yang belum kuliah, apa kalian ingin kuliah? Ayoo uang gajian nya di tabung sebagian, dan segerakan lamar universitas negeri/ swasta yang kalian suka. Kalau ngga mari kita bekerja lebih keras dan melebihi target perusahaan siapa tahu kita di promosiin lebih cepat dan bonus nya kita tabungin segera dan bikin usaha sendiri lalu memperkerjakan mereka yang kuliah. Amiin.. SEMANGAT !!



 salam
Fitri wulandari yang belum kuliah mungkin  juga bisa tidak mau kuliah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar