terkadang manusia perlu menjadi orang yang "pelupa" ; lupa orang yang menyakitinya, lupa orang yang membencinya, lupa orang yang meninggalkan nya, lupa orang yang mengabaikan nyanamun celaka nya, walau seringkali aku bilang pelupa akut tapi cerita tentangmu aku pengingat yang baik, entah bagaimana caranya. apa kemungkinan selama ini semua cerita tentangmu tak ku simpan di kepala, melainkan dalam hati di ruang sempit yang terkunci. dan aku pura-pura lupa kuncinya di buang dimana
Padahal aku belum sepenuhnya siap atau mungkin aku tidak akan siap bila hubungan kita benar-benar sudah berakhir
jarak ini memang seharusnya ada saat tersadar aku tidak ada didaftar rencana masa depanmu, dan menyedihkan sekali karena bukan aku yang kau mau
ahh, skenario Tuhan tidak bisa aku tebak, tidak semudah seperti aku menyeka air mata di ujung mata ini
Baiklah, aku harus menyelamatkan sisa-sisa perasaanku pada dirimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar